Langsung ke konten utama

Tracer Study Digital dalam Mewujudkan Gagasan: UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University


Konsep Cyber University sudah muncul ketika penggunaan teknologi digital yang disinggung oleh Menteri Ristekdikti Muhammad Nasir pada tahun 2018 dalam RAKERNAS KEMENRISTEKDIKTI 2018 pada laman TEMPO.  Konsep Cyber University kemudian menjadi topik utama dan diharapkan mampu dalam mewujudkan kemajuan Perguruan Tinggi melalui ekosistem digital. Ekosistem digital yang sudah berkembang saat ini menyebabkan Perguruan tinggi harus meyesuaikan semua aktivitas kampus dengan megadopsi konsep Cyber University: Kampus berbasis teknologi dengan melakukan transformasi dari pendekatan tradisional ke digital. Hal tersebut dilakukan untuk mengupayakan Perguruan Tinggi di Indonesia mampu menyandang status World Class University.

Tidak hanya karena titel World Class University, konsep Cyber University tentu saja menawarkan konsep yang akan memudahkan civitas akademika dan alumni dalam melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pengajaran, pengabdian, manajemen universitas, penelitian dan sistem administrasi hingga yang berkaitan dengan aktivitas keuangan dengan mudah dan cepat. Mewujukan konsep tersebut membutuhkan konsep data terintegrasi untuk memudahkan dalam proses analisis demi kemajuan Universitas.

Universitas Tanjungpura (UNTAN) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri terbaik yang berada di Pontianak, Kalimantan Barat tentu saja sudah mengadopsi konsep Cyber University dalam setiap aktivitas di dalamnya, baik dari pengajaran dan pembelajaran, penelitian, sistem informasi, dan sistem administrasi. Adopsi konsep ini tentu saja sesuai dengan cita-cita UNTAN, yakni UNTAN membangun ekosistem digital menuju Cyber University. Namun, saya sebagai penulis sedikit protes dengan frasa “menuju Cyber University” dimana menurut saya Universitas Tanjungpura (UNTAN) sudah mewujudkan konsep Cyber University. Hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran sudah menggunakan ada yang menggunakan konsep E-Learning, manajemen informasi melalui laman www.untan.ac.id, manajemen perkuliahan mahasiswa melalui pengisian kartu rencana studi dan verifikasi mata kuliah melalui sistem SIAKAD UNTAN, evaluasi Dosen mahasiswa melalui aplikasi, pelaporan keuangan, DHK digital, hingga Aplikasi pelaporan BKD. Selain itu, penelusuran dan penyediaan database alumni juga telah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi melalui aktivitas Tracer Study Universitas Tanjungpura (UNTAN) menggunakan sistem digital yang dapat diakses dengan mudah oleh alumni tanpa merasa terganggu oleh surveyor.

Pelaksanaan Tracer Study Universitas Tanjungpura (UNTAN) secara online juga telah membuktikan bahwa aktivitas Universitas Tanjungpura (UNTAN) telah mewujudkan konsep Cyber University. Diketahui bahwa pelaksanaan Tracer Study aktivitas Universitas Tanjungpura (UNTAN) telah dilaksanakan dari tahun 2015 melalui laman traceralumni.untan.ac.id yang kemudian disempurnakan menjadi tracerstudy.untan.ac.id. Aktivitas Tracer Study online ini tentu saja sangat memudahkan alumni dalam mengisi angket yang sudah ditransformasikan dalam bentuk angket digital. Hal ini sesuai dengan konsep Cyber University yakni menyediakan layanan secara online yang bisa diakses oleh semua orang termasuk Alumni Universitas Tanjungpura (UNTAN) sehingga tercipta ide fleksibilitas dan efisiensi akan tercapai. Digitalisasi aktivitas Tracer Study aktivitas Universitas Tanjungpura (UNTAN) tentu saja sangat membantu dalam kemudahan penyediaan data alumni yang sangat berguna bagi Universitas hingga Program Studi yang ada di lingkungan aktivitas Universitas Tanjungpura (UNTAN), khususnya penyediaan data pekerjaan dan kompetensi soft skills alumni yang sangat berguna dalam proses akreditas perguruan tinggi atau program studi. Kemudahan ini tentu saja mewujudkan ide manajemen yang lebih baik melalui satu data, satu persepsi yang terintegrasi.

Cita-cita UNTAN dalam membangun ekosistem digital menuju Cyber University (mewujudkan konsep Cyber University) tentu saja perlu didukung baik dalam hal sarana dan prasarana agar terciptanya konsep Cyber University yang berdaya tahan dan berkelanjutan. Pengelolaan data merupakan salah satu bagian penting dalam  kedua konsep tersebut yang perlu diperhatikan.  Data alumni dalam jumlah yang besar yang akan didapatkan dari proses Tracer Study harus terintegrasi secara benar dengan data SIMALUM UNTAN agar tidak terjadi kesalahan yang berdampak kepada metode dan hasil pengumpulan data maupun pengelolaannya. Tantangan tersebut dapat menjadi perhatian untuk meningkatkan data alumni yang terintegrasi melalui sistem digital, sehingga menjadi salah satu pondasi penting bagi Universitas Tanjungpura (UNTAN) dalam membangun ekosistem digital dalam mewujudkan konsep Cyber University.

Mari sukseskan dan bersama-sama mewujudkan Universitas Tanjungpura (UNTAN) dalam membangun ekosistem digital untuk mewujudkan konsep Cyber University melalui partisipasi alumni dalam kegiatan Tracer Study UNTAN 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekologi Mikroba (Bakteri) Pada Rumen Hewan Ruminansia

Oleh: Hendra Nosih Andrianto, Rikhsan Kurniatuhadi Magister Biologi, Universitas Diponegoro, Semarang, 2012 Rumen merupakan salah satu bentuk ekosistem yang terdapat pada sistem digesti hewan ruminansia. Rumen merupakan satu ekosistem ialah sistem ekologi yang di dalamnya terdapat komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi. Uunsur biotik dalam rumen antara lain bakteri, protozoa, jamur, kapang dan lain-lain dari berbagai spesies dan unsur abiotik dalam rumen antara lain air, protein, serat kasar, mineral, vitamin, gas, bahan sumber zat makanan dan beberapa isi rumen lainnya yang semuanya direndam dalam cairan rumen. Di dalam ekosistem ini terjadi variasi interaksi antara lain antar unsur biotik, antara unsur biotik dengan unsur abiotik, serta interaksi antar unsur abiotik itu sendiri. Gambar 1 . Ekosistem Rumen Hewan Ruminansia (Watteaux dan Armentanno, 2008). Salah satu bentuk kehidupan yang sangat komplek dalam hal penyusun suatu ekosistem rumen adalah m...

Apa itu Single Cell Protein -SCP?

Protein sel tunggal mengacu pada minyak mentah, protein yang dimurnikan atau dimakan yang diekstraksi dari kultur mikroba murni, mati, atau biomassa sel kering. Mereka dapat digunakan sebagai suplemen protein untuk manusia atau hewan. Mikroorganisme seperti alga, jamur, ragi, dan bakteri memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dalam biomassa mereka. Mikroba ini dapat ditanam menggunakan substrat murah seperti limbah pertanian, serutan kayu, serbuk gergaji, tongkol jagung dan bahkan limbah manusia dan hewan Mikroorganisme memanfaatkan karbon dan nitrogen yang ada dalam material ini dan mengubahnya menjadi protein berkualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai suplemen dalam pakan manusia dan hewan. Protein sel tunggal dapat dengan mudah digunakan sebagai makanan ternak untuk mencapai penggemukan anak sapi, babi, dalam pembibitan ikan dan bahkan dalam Peternakan - Peternakan Unggas dan Ternak. Single Cell Protein (SCP) menawarkan solusi tidak konvensional tetapi masuk ...

Mitokondria dan Kloroplas

Apa itu Mitokondria ? Mitokondria (singular, mitokondria) sering disebut "powerhouse" atau pabrik energi sel. Tugas mereka adalah membuat pasokan adenosin trifosfat (ATP), molekul pembawa energi utama sel. Proses pembuatan ATP menggunakan energi kimia dari bahan bakar seperti gula disebut respirasi seluler, dan banyak langkahnya terjadi di dalam mitokondria. Mitokondria ,  kondriosom  ( bahasa Inggris :  chondriosome, mitochondrion, plural:mitochondria ) yaitu  organel  tempat berlangsungnya fungsi  respirasi   sel   makhluk hidup , selain fungsi seluler lain, seperti  metabolisme   asam lemak ,  biosintesis   pirimidina ,  homeostasis   kalsium , transduksi sinyal seluler, dan penghasil  energi [1] . Mitokondria mempunyai  dua lapisan membran , yaitu lapisan membran luar dan lapisan membran dalam. Lapisan membran dalam ada dalam bentuk lipatan-lipatan yang sering disebut dengan  cristae . D...

SEGITIGA (BAB 5)

Tembok Ke Empat Malam ini terasa biasa-biasa saja. Tidak ada yang nampak bintang-bintang yang terhampar bebas. Hanya beberapa bintang saja yang nampak bersinar terang. Dan terus terang, sampai detik ini rasa penasaran masih bercokol di pikranku. Rasa penasaran dangan alas an Yuni yang menolak cintaku untuk kedua kalinya kemaren siang. Rasanya aneh saja, penghalang bersatunya kami satu tahun yang lalu rasanya sudah musnah. Reana yang yang tidak menyetujui hubunganku dengannya sudah pindah sekolah, jauh di luar Kalimantan Barat. Itukan tandanya tidak ada lagi penghalang bagi Yuni untuk menerimaku karena aku yakin ia juga sebenarnya masih mencintaiku. “Apa ini semua berhubungan dengan perubahan pada dirinya ya? Perubahan penampilan yang lebih agamis!” pikirku sambil mondar-mandir nggak jelas di teras rumah. Aku berhenti dan aku pandangi langit. Memang benar-benar tidak ada yang special di malam ini, persis seperti halnya yang terjadi di hatiku. Walaupun kemaren siang aku dito...

Ayo ikuti Lomba Blog UNTAN 2020

Universitas Tanjungpura